Ujian


Ujian adalah taqdir Allah -subhanahu wata'ala- bagi setiap orang yg hidup. Bahkan kehidupan itu sendiri Allah -azza was jalla- jadikan sebagai ujian. Lihat Al-qur'an Surat ke-62, Al-Mulk ayat 2.
Ujian dapat berupa keburukan (musibah) maupun kebaikan (nikmat) sebagaimana Allah firmankan :

"...Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan, Dan hanya kepada Allahlah kalian akan dikembalikan." (al-anbiya' [21]: 35)

Ternyata itulah isi dari kehidupan, dan itulah taqdir Allah -ta'ala- bagi setiap makhluqnya. Coba jawab! Adakan satu bagian saja dari kehidupan ini, Anda sukai berupa nikmat maupun musibah yang Anda benci , diluar takdir Allah -subhanahu wata'ala-?

Di tempat lain (al-a'raf :68) Allah jelaskan bahwa tujuan dari ujian yg berupa al-hasanat Dan as-saiyyiat ITU adalah supaya para manusia kembali menaati Allah, bertaubat dan bergantung hanya kepada Allah -azza was jalla-

Nah, tinggal bagai mana kita menyikapi serial episode kehidupan,mamapukah kits bersyukur tatkala mendapati nikmat dan bersabar dikala tertimpa musibah. sehingga episode apapun yag menimpa kita, kebaikan ataupun keburukan, selalu terasa indah.

Maka benarlah sabda Nabi Muhammad -shallahu 'alaihi wasallam- " Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin, semuanya urusannya adalah baik, yang demikian ITU hanya dimiliki oleh mukmin (orang ygberiman). jika mendapak kesenangan dia bersyukur, sikap demikian adalah baik baginy danjika mendapat musibah dia bersabar, sikap ini juga baik baginya". (HR. Muslim).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow by Email-desc:Subscribe for Free to get all our newest content directly into your inbox.