Doa Keluar Rumah adalah perisai diri


Setiap hari kita keluar rumah bahkan lebih dari sekali dalam sehari. Sadarkah kita bahwa syetan la'natullah selalu mencari cari kesempatan untun menjerumuskan kita pada kemungkaran. Betapa banyak kemungkaran di luar rumah, apalagi di jaman fitnah seperti ini, jangankan hendak kepasar atau mol ?  menuju ke masjid saja berbagai jenis kemungkaran bisa kita saksikan, bahkan bisa jadi kita lakukan dan tak bisa menghindarinya. Allahummaghfirlana.  Sungguh Doa Keluar Rumah  sangatlah kita butuhkan sebagai perisai diri kita dan sarana utnuk mendapatkan perlindungan dari Yang Maha Kuasa..

Nabi Muhammad shallahu alaihi wasallam telah mengajarkan doa ketika keluar rumah  sebagai perlindungan dari syetan dan hal hal (keburukan) yang tidak kita inginkan. Ada dua doa dibawah ini.

1. HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi
بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
 "Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. 
Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah."

2. HR At-Tirmidzi dan  Ibnu Majah

 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ، أَوْ أُضَلَّ،
 أَوْ أَزِلَّ، أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ، أَوْ أُظْلَمَ،
 أَوْ أَجْهَلَ، أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
 “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari: aku tersesat, atau aku menyesatkan, 
atau aku tergelincir, atau aku digelincirkan, 
atau aku mendhalimi, atau aku didhalimi, 
atau kebodohanku atau dibodohi.”

Doa yang  pertama  dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan keutamaan doa ini,

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، قَالَ: يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ، فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ؟

”Apabila seseorang keluar dari rumahnya kemduian dia membaca doa di atas, maka disampaikan kepadanya: ‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya, dan kamu dilindungi.’
Seketika itu setan-setanpun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya,
’Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.’ (HR. Abu Daud 5095, Turmudzi 3426, dan dishahihkan al-Albani)

Hadits kedua dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

مَا خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ بَيْتِي قَطُّ إِلَّا رَفَعَ طَرْفَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ: «اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ…

“Setiap kali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dari rumahku, beliau mengarahkan pandangannya ke langit, kemudian berdoa: Allahumma a-‘udzu bika an adhilla… (HR. Abu Dawud 5094, Nasai 5486, Ibnu Majah 3884, dan dishahihkan al-Albani).

Tidak inginkah kita diberi petunjuk, dicukupi dan dilindungi Allah yang Maha Kuasa ?
Tidak inginkah kita tidak diganggu syetan ? bahkan merka menajuhi kita ?

Nabi Muhammad Shallahu alaihi wasallam saja tetap berlindung kepada Allah tiap keluar rumah, padalah beliau seorang Nabi, manusia pilihan, kekasih Allah, yang telah dijamin Allah.

Lalu... siapa diri kita ? 
masihkah enggan berdoa ? minta perlindungan dari Yang Maha Kuasa ?

Tidak mau mencontoh tuntunan Nabinya ?
lalu... mau mengikuti perkataan siapa ?

Ya Rabb, lembutkan hati ini lerturkan lidah dan raga kami untum meneladani Nabi kami.


Reffernsi:
- ebook Dzikir Keluar Masuk Rumah serta Syarahnya, didownload dari www.ibnumajjah.wordpress.com
- https://konsultasisyariah.com/22104-doa-agar-dijamin-aman-ketika-keluar-rumah.html









Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.